Postingan

Penjelasan Mensesneg Terkait Delapan Kursi Kosong Wakil Menteri, Berikut Selengkapnya

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyiapkan delapan kursi kosong wakil menteri jajaran kabinet Indonesia Maju. Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Faldo Maldini mengatakan jabatan tersebut dibuka bukan karena politik tetapi urusan pemerintahan. "Itu slot yang selalu dibuka untuk memenuhi kebutuhan, apabila sudah dinilai butuh, akan diambil, kalau belum ya belum. Ini urusan pemerintahan, bukan politik,"kata Faldo dalam keterangan tertulis, Senin (27/12). Dia tidak menampik dengan Jokowi meneken beberapa peraturan presiden terkait jabatan wakil menteri banyak disorot masyarakat. Terlebih dikatakan dengan urusan politik. "Kami ingin tegaskan aturannya memang membuka itu, semuanya terkait judgement presiden,"bebernya. Faldo menjelaskan saat ini seluruh jajaran pemerintah bekerja dengan ideal. Dia pun tidak menutup kemungkinan Jokowi akan menambah personel jika dibutuhkan. "Sejauh ini, kerja jajaran Pemerintahan masih optima...

MPR: Mafia Tanah Merupakan Kejahatan Yang Terstruktur, Sistematis, Dan Massif

Jakarta - Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah berharap negara tidak kalah apalagi tunduk dan berkawan dengan mafia tanah. Hal ini disampaikannya dalam workshop nasional Refleksi Akhir Tahun Memutus Ekosistem dan Episentrum Mafia Tanah' yang diselenggarakan Program Studi Magister dan Doktor Hukum Universitas Kristen Indonesia (UKI) bekerjasama dengan MPR RI. Turut hadir, Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan A Djalil secara digital, anggota Komisi II DPR Guspardi Gaus, penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat II Bareskrim Polri Brigjen Agus Suharnoko, pakar hukum agraria Aartje Tehupeiory, dan Ketua Umum Online forum Korban Mafia Tanah Indonesia SK Budiarjo. "Kejahatan atas tanah adalah kejahatan berjamaah yang terstrukur, sistematis dan massif. Data Badan Pertanahan Nasional membuat kita kaget, terdapat 242 kasus mafia tanah sejak tahun 2018 hingga 2021,"kata Basarah dalam keterangannya, Rabu (15/12/2021). Menurut Politikus PDIP ini, kejahatan atas tanah adalah kejahatan ...

PKS Pertimbangkan Duet Salim-Ridwan di Pilpres 2024

Jakarta - PKS mempertimbangkan duet Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Salim Segaf Al-Jufri dengan Ridwan Kamil di Pilpres 2024. Salim tengah dipersiapkan PKS menjadi salah satu capres dari PKS. "Jika jalannya terbuka, maka tentu duet Dr Salim dengan Kang Emil menjadi salah satu alternatif yang potensial bagi kepemimpinan nasional di 2024 mendatang,"kata Ketua Departemen Politik DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Nabil Ahmad Fauzi kepada wartawan, Rabu (8/12). PKS juga menawarkan Ridwan Kamil bergabung. Dia meyakini, Ridwan Kamil dan PKS punya tujuan yang sama, yakni Indonesia yang lebih baik. "Terkait dengan Kang Emil yang sedang ingin bergabung dengan parpol, tentu kami siap menyambut dengan senang hati,"ujar dia. PKS saat ini fokus mensosialisasikan Salim sebagai calon utama dalam pentas kepemimpinan politik nasional. Termasuk, menjalin penjajakan koalisi dengan partai lain menuju 2024. Selain itu, pihaknya mendukung bila bur...

Golkar Tegaskan, Jika Ingin Bergabung Jangan Hanya Karena Hanya Ada Keinginan Tertentu Saja

Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia mengatakan, orang yang ingin bergabung dengan partai politik jangan karena kepentingan tertentu. Dia juga menegaskan jangan bergabung dengan partai berharap diusung sebagai calon presiden 2024. Hal itu menanggapi niatan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang tengah menimbang bergabung dengan partai politik di tahun 2022. Ia memberikan tanda-tanda beberapa partai yang diminati. "Ya kan orang mau gabung parpol itu kan tentu tadi itu, harus berdasarkan dia mempunyai visi dan pandangan yang sama dengan partai itu, bukan karena kepentingan tertentu. Bahwa kemudian setelah gabung dengan partai ia ikuti proses soal rekrutmen tentang posisi-posisi politik, itu urusan lain,"ujar Doli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/12). Meski begitu, Doli mengatakan, Golkar merupakan partai yang terbuka bagi siapapun yang ingin bergabung. Selama orang tersebut memiliki kesamaan visi, platform dan ideologi den...

Proro Belum Tentukan Kandidat Calon Pilpres 2024, Ada Beberapa Tokoh Yang Menurutnya Layak

Jakarta - Bendahara Umum DPP Pro Jokowi (Projo) Panel Barus belum menentukan sikap, terkait kandidat calon yang akan didukung di Pemilu Presiden ( Pilpres ) 2024. Meski demikian, dari pandangannya ada beberapa tokoh yang dianggap layak masuk dalam radar. Beberapa tokoh itu antara lain, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Ketua DPR Puan Maharani, Menteri Sosial Tri Rismaharini, Gubernur Jakarta Anies Baswedan, Gubenur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Gubenur Jawa Timur Khofifah Indarparawansa. "Menurut saya komplet Mbak Puan itu. Kalau Pak Ganjar keren, marketebel, laku, diminati,"ujar Panel, Rabu (24/11). Panel berpendapat, keduanya memang layak disebut sebagai kandidat kuat untuk menghiasi panggung kontestasi Pilpres 2024. Puan Maharani disebutnya sebagai paket komplet yang memiliki pengalaman berlimpah. Begitu word play here Ganjar Pranowo yang disebutnya keren dan diminati masyarakat. Namun demikian, lanjut Panel, pihaknya belum menentukan dukungan. Apalagi ...

Kebijakan Jokowi Tambah Kursi Wamen ESDM, Mendapat Kritik PKS

Jakarta - Kebijakan Presiden Joko Widodo menambah kursi wakil menteri ESDM mendapatkan kritikan. Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengatakan, di periode kedua seharusnya Jokowi fokus bekerja. Bukan malah menambah gemuk kabinet. "Memang di periode kedua Pak Jokowi mestinya fokus ke kinerja bukan menambah gemuk kabinet. Karena semua dibiayai negara,"ujar Mardani kepada wartawan, Selasa (23/11). Mardani mempertanyakan maksud Jokowi menambah lagi kursi wakil menteri. Spekulasi untuk mengakomodir PAN ke dalam kabinet pun diakui bisa muncul. "Semua spekulasi bisa timbul,"katanya. Menurutnya, penambahan kursi di kabinet ini aneh. Karena tidak sesuai reformasi birokrasi. Seharusnya reformasi birokrasi itu miskin struktur dan kaya fungsi. "Kian aneh. Tanpa wacana langsung jalan. Padahal prinsip reformasi birokrasi itu miskin struktur dan kaya fungsi. Kian tambun dan gemuk justru menyulitkan pergerakan,"ujarnya. Seperti diketahui, Jokowi menerbit...

Aksi Puan Yang Menanam Pada Sambil Hujan-hujanan Yang Menuai Banyak Kritikan

Jakarta - Berbagai kritikan yang ditujukan kepada Ketua DPR RI , Puan Maharani membuat PDIP pasang badan. Kritikan yang belum lama ini diterima Puan Maharani terkait aksinya menanam padi sambil hujan-hujanan saat kunjungan kerja di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Momen tersebut menjadi viral di media sosial setelah Susi Pudjiastuti hingga Fadli Zon menyenil aksi Puan Maharani. "Biasanya petani menanam padi tidak hujan hujanan," tulis Susi di akun Twitter miliknya. Menanggapi hal tersebut, Wakasekjen PDIP Sadarestu menyatakan bahwa kritik yang datang kepada Puan Maharani adalah hal wajar, apalagi menjelang Pemilu 2024. "Adanya kritik dari berbagai pihak, saya rasa itu sah-sah saja. Apalagi mendekati Pemilu 2024. Sehingga apapun yang dilakukan oleh Mbak Puan akan selalu dihubung-hubungkan dengan persiapan pesta demokrasi 2024," kata Sadarestu saat dikonfirmasi, Jumat (12/11/2021). Bukan Pencitraan Meski demikian, ia menegaskan bahwa apa yang dil...